Showing posts with label keladi. Show all posts
Showing posts with label keladi. Show all posts

Saturday, June 21, 2008

keladi di masa dorman/istirahat/mati suri

Kalo tanaman keladi kalian "mati" tak berdaun, daun layu,..jangan panik!!
kemungkinan besar keladi kalian terkena DORMAN ato mati suri..keladi juga butuh istirahat om..tante..

Nah, andai keladi kalian menunjukkan gejala seperti tadi, berikut tips dari saya *setidaknya ini yg saya lakukan*:

  1. mengistirahatkan,
    disimpan ditempat yang teduh, cenderung lembab. Sering disiram biar lembab. dan SABAR menanti kuncup2 keladi ya..uasli..harus sabar bisa makan waktu 3-5 bulan. Namun hasilnya biasanya bakal lebih bagus, cantik dan kokoh.

  2. memperbanyak bibit
    dengan cara mencacah *sebenere ini belum aku praktekin* terutama jika umbi keladinya besar. Teknik mencacah, nanti aku posting di bagian tersendiri ya.

Read more...

Tuesday, March 25, 2008

Keladi Kantong Semar

Koleksi keladiku bertambah satu lagi. Sebenere dulu sudah punya tapi karena ditinggal pulang kampung entah kenapa jadi matii..dan sialnya saat beli kok ra eneng umbinya...ahhhh.

Photobucket

Kali ini aku beli lagi..lebih besar daunnya, dan juga lebih murah. Wanti2 supaya ada umbinya..ya kok ternyata pas diganti pot dirumah..ya nda ada juga ik..walo sudah berakar banyak seh..ahh..jadi harus ekstra hati-hati, jangan sampai mati neh..Jadi aku harus minta ganti...ah sudahlah...males kesana lagi..*loh kok malah curhat*

oke..oke..keladi kantong semarku yang lama mati mungkin karena terlalu lembab..hmm media yang aku pake dulu adalah Kaliandra, ternyata aku kurang suka..keladi itu juga sepertine kurang suka. Jadi untuk keladi kantong semarku kali ini memakai media : cocopeat:sekam bakar:pasir malang:kaliandra dengan perbandingan 2:2:2:1

kaliandra tetep bakal dipake seh.. Hope this will be beatifull and long life..*halah opo iki*

Kalo ada yang berminta bisa hubungi aku, kalo ada yang mo sharing juga boleh di shoutbox, dikomen postingan ini, atau via ym : kian_simple.

have a nice day
Read more...

Tuesday, March 11, 2008

Keladi Baret


Photobucket


Satu lagi koleksiku, Keladi baret. Mudah untuk mengingatnya, hanya dengan melihat coraknya yang setengah penuh merah. Corak ini terbentuk sejak dia masih kuncup.

Koleksi keladiku yang ini memang kecil, kupikir jenis keladi mini ternyata kemaren pas ke Pameran tanaman di senayan ada yang besar diameter daunya sekitar 20 cm (hargane sekitar 100rb). Ya memang daun keladi ini bisa besar tergantung dari besarnya umbi, media/pot, dan jumlah batang.

Sekali lagi untuk media tanam, masih sama dengan keladi lain. Hanya untuk peletakkan tanaman, karena ini memiliki warna merah sebaiknya ditaruh diluar agar terkena sinar matahari. tapi jangan ditaruh terlalu lama dibawah sinar matahari langsung..takutnya malah kebakar.

untuk harga pasaran..hmm saya malah lupa dulu belinya berapa ya..(hmm oia..30rb cuma 2 daun itupun kuicil banget)beli di jl. pajajaran Bogor.

kalo ada yang mo barteran,,..hmm..eh belum beranak dink..
Read more...

Wednesday, February 27, 2008

Keladi Perak


Photobucket


Tanaman cantik ini dinamakan Keladi perak, ups maaf kalo ada yg ga setuju. hmm..jujur untuk penamaan keladi memang banyak berbeda jadi kalo ada yg protes atau masukkan..monggo protes dgn berkomen disini yak .

Untuk media tanam, bisa macam2 yang pasti diusahakan medianya dapat menyimpan air. Misal dengan media daun bambu , media kaliandra, dan lainnya.

Untuk perawatan, tidaklah terlalu sulit. Karena seperti keladi yang lain disiram 2 hari sekali itu pun dilihat masih becek atu tidak.yang pasti jangan terlalu becek atau basah maupun jangan terlalu kering. Ya..pakai hati/perasaan untuk merawat Keladi ini.

Untuk penempatan, sebaiknya ditempatkan pada tempat yang tidak terkena matahari langsung. Atau diletakkan di dalam ruangan , sepeti pada gambar.

Oya kalo ada yang mau beli tanaman ini, bisa japri saya di YM: kian_simple atau bisa huntng sendiri, kisaran harga 10rb-30 rb tergantung besar kecilnya, jumlah daunnya dan juga umbinya..(wuah..kok saya beritahu..berarti nda usah japri sajah lah)
Read more...